Postingan

 1. Masalah yang besar sering terjadi tapi, masalah ini tidak terlalu signifikan  2. Konflik ini sangat mudah di pahami dan bisa di cari jalan keluar dari permasalahan itu sehingga kita tidak terjebak dalam masalah  3. Dalam suatu hubungan terkadang kita memiliki masalah yang cukup besar misalnya "pacar saya sering jalan sama cewe lain bilangnya lagi banyak kerjaan taunya malah jalan sama cewe lain"  4. Cari akar dari permasalahannya dan tanyakan pada pasangan mengapa melakukan hal itu baru cari solusinya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.  5. Solisi lain untuk menyelesaikan suatu konflik bisa dengan saling percaya dan jangan asal nuduh dengan hal-hal yang bisa menambah masalah sertakan bukti sebagai bentuk penyelesaian masalah.  6. Menjelaskan secara detail dan tetap jujur terhadap masalah yang sedang dihadapi dan tidak akan mengulangi masalah yang pernah terjadi.

Hidup yang penuh tetesan air mata

Berbeda dengan suku lain terkadang kita merasa aneh dan heran dengan tradisinya tapi itulah yang membuat kita berbeda dan bisa saling melengkapi satu sama lain. rasa canggung itu pasti ada tapi bagaimana kita yang mengatasi rasa canggung itu menjadi rasa persaudaraan yang erat sehingga kita bisa bersatu dan mengenal budaya dan karakter dari setiap suku, ras dan budaya itu sendiri. Dalam komunikasi pun itu cukup berbeda jauh dengan kita yang memiliki 1 bahasa yaitu bahasa indonesia sedangkan mereka memiliki banyak bahasa dengan logat yang berbeda tentunya karena itu banggalah kita pada budaya indonesia yang hanya memiliki 1 bahasa dan cukup di pahami oleh banyak orang. 

Kebiasaanku membentuk karakter hidupku

 Kepribadian  Hai, perkenalkan aku judith seorang mahasiswa UMN. berbicara soal  kepribadian adalah karakter diriku yang membuat aku bisa menjadi diriku sendiri dan bagaimana orang bisa melihat diri kita secara utuh dan matang dalam mengenali diri kita  sendiri seperti apa dan bagaimana dalam menyikapi diri kita dalam hal-hal tertentu sehingga kita tidak gampang terpengaruh oleh hal-hal negative. Kebiasaanku membawa aku ke masa depan yang lebih serius tanpa harus mendang siapa diriku dan bagaimana dengan kekuranganku di masa yang akan datang, walaupun rasa takut selalu meliputi pikiran dan kegelisahan yang terus menerus hadir di hatiku.